PLEASE COME TO MY NEW BLOG
Tuesday, October 28, 2008
Sumpah Pemuda
28 Oktober, pagi ini, 80 hari Sumpah Pemuda…. wei,,, ga kerasa ya, dah segitu tua perjuangan para pemuda untuk mengobarkan semangat nasionalisme di Indonesia.
Pagi ini juga saya ikutan upacara bendera dalam rangka memperingati hari bersejarah tersebut. Saya, seperti menurut saya beberapa manusia dari zaman saya, kadang kehilangan greget atas beberapa momen nasionalis seperti ini. Tidak mengerti kenapa. Orang bilang, karena zamannya sudah beda. Ah, tidak juga sebenarnya. Karena justru di masa seperti inilah, nasionalisme harus tinggi, meningkatkan harga diri bangsa di tengah krisis global Amrik, si negara digdaya itu. Makan makanan hasil bumi sendiri (wew…kayak iklan capres niy), stop beli merek impor (yang sebenernya bahan bakunya dari Indonesia, trus ditempelin merek-merek desainer yang ga jelas itu), stop jalan-jalan keluar negeri (ngapain keluar negeri, orang dari sabang sampe merauke aja banyak tempat yang bisa dijelajahi), kalau bisa, ekspor ke luar negeri, gantian dong menjajah negeri orang heheheheee…….
Hidup Pemuda….!!!
Monday, October 27, 2008
Yogyakarta (next part)
Okey…. seperti janji saya terdahulu, saya akan menceritakan beberapa kisah perjalanan saya.
Hem, untuk kali ini saya ingin menceritakan kisah perjalanan saya ke
kota yang paling sering saya kunjungi waktu saya kuliah di Undip. Kota itu adalah……..(musik intronya bunyi…)….Yogyakarta. Walah, balik-balik ke Yogya lagi? Ya iya lah. Karena kota ini termasuk salah satu kota terdekat dari Semarang yang menyenangkan untuk dikunjungi. Dibandingkan Solo, saya jauh lebih sering ke kota yang dijadikan ilham oleh Kla untuk bikin lagu ini. Alasan utama, tentu saja karena di Yogya saya bisa nginep di rumah sahabat dekat saya waktu SMP dan sahabat SMA saya. Sedangkan kalau di Solo, saya tidak bisa nginep dan tidak ada tour guide. Walhasil, selama sekitar 6 tahun di Semarang, saya hampir tidak pernah main ke Solo. Paling banter ke Solotigo heheheee alias Salatiga.
Perjalanan Semarang-Yogya menempuh jarak sekitar 3 jam (bila menggunakan bis umum) dan sekitar 2 jam lebih sedikit kalau pakai kendaraan sendiri (apalagi kalau ngebut). Kita bisa mencari bis jurusan Yogya di Terminal Bus Terboyo atau Terminal Bus Banyumanik (yang ada di daerah atas). Disana, hampir tiap menit ada bis ke Yogya. Tinggal pilih, mau yang AC atau ASe (angin sepoi-sepoi). Harganya lumayan jauh sih. Terakhir saya naik bis yang ASe, masih di bawah 10 ribu rupiah (jaman batu kali ya). Setelah itu, setelah punya motor, saya lebih memilih naik motor, dengan pertimbangan duit. Pakai motor, cuma isi bensin full, bisa sampai ke Yogya, plus sama jalan-jalan keliling kota.
Pertimbangan lain saya lebih sering pakai motor, karena sistem transportasi di Yogya kurang bersahabat (ini opini saya pribadi). Bukan karena banyak tindakan kriminal, tapi lebih karena transportasi (terutama bus), memiliki trayek yang pendek dan/atau terbatas (baik terbatas secara jarak tempuh, jumlah kendaraan, maupun jam operasinya).
Ada beberapa tempat yang paling sering saya kunjungi di Yogya :
1. Malioboro
Siapa yang tidak kenal Malioboro? Jalan yang terbentang antara Tugu Yogya sampai perempatan Kantor Pos ini adalah jalan yang paling terkenal di Yogya (di Indonesia, saya kira juga sama, hanya dikalahkan oleh kedigdayaan Jalan Sudirman atau Kuningan di Jakarta hehehee).
Di jalan ini, Anda bisa menemukan ribuan pedagang batik dan pernak perniknya, tempat berburu oleh-oleh, hingga tempat nongkrong yang asik (apalagi kalau malam, ditemani pengamen dan duduk lesehan di warung-warung pecel lele). Kalau tidak puas, ada juga pasar Beringharjo yang lebih banyak pilihan souvenir yang bisa didapatkan.
Saya pernah juga satu kali kesana, ada semacam festival budaya di jalan tersebut. Di sana terdapat ratusan stan-stan menarik dan unik yang menjual pernak-pernik yang kayaknya semuanya pengen diborong, dan sekaligus menyajikan tontonan menarik. Ada pula festival band nya waktu itu. Wah, semarak sekali….
Paling enak sih kesini kalau malam hari, karena suasananya lebih semarak. Apalagi kalau ditemani dengan seseorang yanggg hemmm….
2. Shopping
Letaknya tidak terlalu jauh dari Jalan Malioboro. Tepatnya sekitar 100 meter perempatan pos, belok ke kiri.
Ini juga salah satu tempat favorit saya kalau ke Yogya. Dan tempat favorit hampir seluruh mahasiswa di Jawa Tengah, Yogya, dan sekitarnya. Shopping ini seperti halnya kawasan Kwitang, Jakarta. Di dalamnya kita bisa belanja buku-buku pelajaran, buku kuliah, agama, filsafat, sampai buku cerita juga ada. Soal harga?? Hehehee…. Udah tau dong kenapa shopping jadi tempat favorit banyak mahasiswa (terutama mahasiswa yang kantongnya kering sepanjang bulan). Bisa miring sekali, sampai 30-40 %. Bahkan, saya pernah beli Kamus Oxford di sini, hanya 65 ribu rupiah saja. (setelah saya cek di toko buku terkenal, harganya sampai ratusan ribu rupiah…..kalau tidak salah mencapai 350ribuan). Tapi emang kamusnya palsu sih, halaman-halaman berwarnanya tidak ada. Maklum kayaknya fotokopian. Tapi kan lumayan…
Ini tempat tongkrongan wajib kalo saya ke Yogya. Minimal beli 1-2 buku novel hehehe…
3. Togamas
Shopping emang rada-rada tersaingi dengan adanya Toga Mas. Yup, toko buku yang terletak tepat di perempatan Gejayan – Ring Road Utara ini memang salah satu tempat lain yang favoritnya untuk belanja buku. Everyday is discount minimal 20%. (ga tau deh kalo sekarang). Selain tempatnya cukup strategis, juga dekat dengan perkampungan mahasiswa (walah, kalo masalah jauh dekat sih, itu bukan masalah di Yogya, soale semuanya terasa dekat, alias kotanya ga terlalu gede).
4. UGM
Weww…masuk juga ya sebagai tempat tujuan wisata? Hueueueeue….. Sebenernya bukan UGM-nya persis sih, tapi keseluruhan UGM. Yah,,jalan-jalan antar fakultas, sejuk banget, secara banyak pohon-pohon yang rindang, terus juga tempat makan yang berderet-deret, tinggal cari aja, mo yang paling murah sampe yang paling mahal (dalam hal ini angkringan termasuk bukan yang paling murah, krn sudah terkenal, jadi harganya agak didongrak dikit hehehee). Kampus-kampusnya juga lumayan oke-oke. Contohnya kampus fakultas teknik. Itu loh, gedung yang ada di tengah-tengah kampus (saya lupa namanya apa), seru banget. Bisa nongkrong sambil buka laptop trus diskusi ma temen-temen kuliah (walopun ga tau deh diskusiin apa, paling banter diskusi tentang cowo ganteng di jurusan sebelah)
Kalau lagi iseng sih, ada beberapa tempat lain yang saya sempat kunjungi, tapi ya kurang bermakna, lagian saya udah lupa tempat-tempatnya. Tapi actually, saya tuh lebih senang jalan-jalan aja di sana, menikmati suasana kota tanpa harus singgah di satu tempat. Kadang kalau lagi iseng, saya berangkat dari Semarang pagi-pagi sekali, sekitar lepas Subuh, nyampe di sana, jam 7-8 pagi, lalu ngupi-ngupi dikit di burjo temenku.. After that yaa,,,, mbangunin pacarku itu loh (wups, mantan pacar maksudnya), trus jalan ma dia mpe sore… Malamnya sekitar abis magrib, pulang deh ke Semarang. Iseng banget yak, heheheee…
Pesta Blogger 2008
Pesta blogger tahun 2008 akan diselenggarakan tanggal 22 November 2008 di Auditorium Gedung BBPT II Jakarta.
Wah saya apresiatif banget dengan acara ini…sayang saya ga bisa datang. so, gambarnya “I support” aja lah… Semoga acaranya sukses dan semakin dapat memajukan komunitas blog di Indonesia deh. Semoga juga blog menjadi sarana yang efektif, minimal sebagai cara orang buat menelurkan pikiran-pikiran yang ada di kepalanya….
Monday, October 20, 2008
Okey… bolehlah saya selipkan diantara posting-posting saya…. Tapi nanti deh, besok mungkin, karena 15 menit lagi saya mau pulang 
Sebagai pengantar, saya baru sih, jadi traveller. Pertama kali jalan, ketika saya SMP, cuma dua kali. Pertama, ketika Jambore Nasional di Cibubur (1996), dan dalam rangka tes SMA Taruna Nusantara di Magelang, tahun 1997 (walopun ga masuk heheheee). Setelah itu, blank… sampai saya melanjutkan kuliah di Semarang, baru jiwa petualang saya terasah. Beberapa kali naik gunung, jalan ke kota lain,dll yang akan saya ceritakan di posting-posting saya mendatang.
Saya suka travelling karena banyak hal. Pertama, ingin memuaskan rasa ingin tahu saya terhadap dunia baru, kehidupan lain, dan budaya yang berbeda. Kedua, mencari persahabatan di mana-mana, sehingga kalau saya nyasar di satu tempat, saya ga kelabakan (heheheee…ga senaif itu kok). Ketiga, sebagai cara untuk mengasah rasa syukur saya terhadap Sang Pencipta. Melihat adanya dunia yang luas, membuat kita berpikir kalau kita sangat kecil di hadapan-Nya, tidak ada artinya. Keempat, mencari pengalaman baru. Dan terakhir, melepaskan diri dari kejenuhan dan rutinitas kegiatan. (mungkin nanti akan nambah lagi, bila saya dapet ilham).
So, let’s talk about it. Later heheheeee
Thursday, October 16, 2008
WHEN YOU STOP WISHING, IT WILL BE COMING…
(ghie)
Saya ingin memiliki, bukan mencintai
Hal ini sebenarnya berawal dari kejadian beberapa hari yang lalu ketika saya membeli sebuah album foto. Secara saya sudah berapa tahun terakhir tidak mencetak foto-foto saya, saya biarkan saja ada di komputer dalam bentuk soft copy. Tapi lama-lama saya bosen juga, masa kalo kangen dan ingin melihat kenangan-kenangan (terutama waktu saya masih di
Semarang…hehehee), saya harus hidupin komputer dulu???
Therefore, saya mencetak hampir 200 lembar foto saya. Terakhir kali foto yang saya cetak adalah foto wisuda saya (bulan Januari 2006). So…kehidupan saya yang sempat “hilang” selama 2 tahun lebih, tidak heran kalau jumlahnya segitu banyak. Selain foto after January 2006, saya juga cetak beberapa foto sebelumnya (dan tentu saja menyertakan beberapa kenangan yang tercecer dengan mas-mas itu heheheheee)
Nah, finally saya menemukan jajaran foto kenang-kenangan, terutama foto saya saat bersama seseorang yang sangat berarti di kehidupan saya. 1,5 tahun saya pacaran sama dia. Ini termasuk rekor, karena biasanya saya pacaran cuma 3-4 bulan. Saya inget banget, waktu itu saya lagi masuk BAB III, tanda mulai penelitian untuk skripsi saya. Kebetulan perusahaan tempat saya penelitian terletak di Yogya, dan waktu itu pacar saya lagi stay di Yogya, melanjutkan kuliah magister disana. Jadilah kegiatan Semarang-Yogya-Semarang menjadi agenda rutin setiap minggu, dengan Grand ‘96 saya itu hehehee….
Yah, kalau di Yogya, begitulah kegiatannya, jalan-jalan… enak banget (ya iya lah namanya juga pacaran hehehee)…. Sebenarnya kami punya begitu banyak masalah dalam hubungan kami, sayangnya kami pun hopelass (terutama dia) dengan kondisi kami. Finally, dia meminta hubungan kami selesai, tepat di saat saya lagi sibuk-sibuknya mengejar penelitian dan bolak-balik smg-ygy.
Dia meninggalkan saya ketika saya membutuhkan (benar-benar membutuhkan) dia. Waktu itu saya benar-benar terpuruk.
Yahhh tidak usah diceritakanlah bagaimana sakit hatinya saya waktu itu. Yang jelas butuh waktu sekitar 3 tahun untuk benar-benar melepaskan dia dari kepala saya dan merelakan semuanya berakhir (walaupun dalam masa 3 tahun itu, ada beberapa cowo yg sempat dekat).
Finally, saat ini, saya menyadari satu hal yang saangggaaattt penting.
Waktu saya baru saja putus dengan dia, saya benar-benar tidak bisa menerima. Bayangkan, dia mutusin saya di saat yang sangat tidak tepat, dimana saya masih harus ke kota Yogya yang saya tahu dia ada di kota itu (sambil nyanyi-nyanyi Yogyakartanya Kla neh), dan ga ada dia di samping saya saat saya butuh dukungannya. Saya tidak terima. Saya ingin memiliki dia lagi. Untungnya saya ga nekat waktu itu, ga tiba-tiba nongol di kontrakannya dia dan saying “Surpriseeeee”(plis deh, siapa lo??).
Tiba-tiba saya bisa mencerna satu hal. Ketika saat ini saya berada di dimensi waktu 16 Oktober 2008, bukan di 25 September 2005, saya baru sadar kalau saya sebenarnya sangat sayang dengan dia. Sayaaannngg banget. Sayangnya, ketika saya putus dengan dia, ego saya maju, dia lah yang mengalahkan rasa sayang saya ke dia, sehingga yang muncul itu perasaan ingin memiliki, tidak mau orang lain memiliki dia. Namun, ketika rasa sayang itu muncul sebagai sesuatu yang pure, tanpa dicampuri keinginan akan memiliki, ego itu, ia malah dengan ikhlas melepaskan, membiarkan ia bahagia bersama orang lain.
Karena ketika kita mencintai seseorang, ketika kita menyayangi seseorang, kita akan sangat bahagia bila melihatnya bahagia. Walaupun kita harus menyadari bahwa kebahagiaannya hanya lengkap bila ada orang lain yang memberikan cinta, bukan kita.
Wednesday, October 15, 2008
YOGYA ku…..
Intro : C Am Em F G C Am Em F G C
C Am
Pulang ke kotamu
Em F G C Am Em F G
Ada setangkup haru dalam rindu
C Am
Masih seperti dulu
Em F G C Am Em F G
Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna
G F C
Terhanyut aku akan nostalgi
Dm G
Saat kita sering luangkan waktu
F Em
Nikmati bersama
Dm C Am
Suasana Jogja
C F G C Am Em Dm
Di persimpangan langkahku terhenti
C Am
Ramai kaki lima
Em F G C
Menjajakan sajian khas berselera
Am Em F G
Orang duduk bersila
G F C
Musisi jalanan mulai beraksi
Dm G
Seiring laraku kehilanganmu
F Em
Merintih sendiri
Dm
Ditelan deru kotamu …
C Am Em F G
Walau kini kau t’lah tiada tak kembali
C Am Em F G
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
C Am Em F G
Ijinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi
C Am Em F G
Bila hati mulai sepi tanpa terobati
C Am Em F G C Am Em F G
C Am Em F G C Am Em F G
G F C
Musisi jalanan mulai beraksi
Dm G
Seiring laraku kehilanganmu
F Em
Merintih sendiri
Dm
Ditelan deru kotamu …
Yogyakarta (KLA Project)
Besok aja deh story-nya,,,dah mo pulang kerja neh hehehehee
Pulang ke kotamu
Em F G C Am Em F G
Ada setangkup haru dalam rindu
C Am
Masih seperti dulu
Em F G C Am Em F G
Tiap sudut menyapaku bersahabat, penuh selaksa makna
G F C
Terhanyut aku akan nostalgi
Dm G
Saat kita sering luangkan waktu
F Em
Nikmati bersama
Dm C Am
Suasana Jogja
Di persimpangan langkahku terhenti
C Am
Ramai kaki lima
Em F G C
Menjajakan sajian khas berselera
Am Em F G
Orang duduk bersila
G F C
Musisi jalanan mulai beraksi
Dm G
Seiring laraku kehilanganmu
F Em
Merintih sendiri
Dm
Ditelan deru kotamu …
Walau kini kau t’lah tiada tak kembali
C Am Em F G
Namun kotamu hadirkan senyummu abadi
C Am Em F G
Ijinkanlah aku untuk s’lalu pulang lagi
C Am Em F G
Bila hati mulai sepi tanpa terobati
C Am Em F G C Am Em F G
Musisi jalanan mulai beraksi
Dm G
Seiring laraku kehilanganmu
F Em
Merintih sendiri
Dm
Ditelan deru kotamu …
Protes Lagu Freesex
Lalu saya denger lagu… yang baru sekali ini saya dengar. Kayaknya sih lagu baru…
Kira-kira liriknya spt ini (berdasarkan ingatan saya saja, yang agak-agak timbul tenggelam dimakan bau solar heheheeee) :
Aku ingin bercinta …..
seperti malam pertama
blablablaa….
trus :
Jika kau memang tulus…
buktikan…
(haduh,,, gw lupa kata-katanya)
Haahhhh???? ga salah tu lagunya? Udah gitu, yang nyanyi cewek lagi… ckckckkkk,….. masa bilang, kalo memang pasangannya tulus, buktikan dengan bercinta dgn dia seh???
Ampunnn…Tolong dong yang tau lagu ini, liriknya lengkap…plus penyanyinya,,, plus label, produser dan penciptanya sekalian….. PLIS DEHH…..GA BISA NYARI LIRIK LAEN YANG LEBIH BERMAKNA APA? DARIPADA BIKIN LIRIK YANG BISA MENYESATKAN ORANG DAN MENGHALALKAN SEKS BEBAS? Ini sih lebih parah daripada lagunya mulan jamilaaa…….
Monday, October 13, 2008
Friday I’m in Love
I don’t care if monday’s blue
tuesday’s grey and wednesday too
thursday I don’t care about you
it’s friday I’m in love
monday you can fall apart
tuesday wednesday break my heart
thursday doesn’t even start
it’s friday I’m in love
saturday wait
and sunday always comes too late
but friday never hesitate…
I don’t care if monday’s black
tuesday wednesday heart attack
thursday never looking back
it’s friday I’m in love
monday you can hold your head
tuesday wednesday stay in bed
or thursday watch the walls instead
it’s friday I’m in love
Saturday wait
and sunday always comes too late
but friday never hesitate…
Dressed up to the eyes
it’s a wonderful surprise
to see your shoes and your spirits rise
throwing out your frown
and just smiling at the sound
and as sleek as a shriek
spinning round and round
always take a big bite
it’s such a gorgeous sight
to see you in the middle of the night
you can never get enough
enough of this stuff
it’s friday
I’m in love
(The Cure)
Beberapa tanda yang mengindikasikan bahwa Anda adalah karyawan sejati :
1. Pusing kalau sudah tanggal tua
2. Begitu gajian tiba, dalam beberapa hari sudah habis untuk membayar tagihan rumah, mobil, kartu kredit, dan belanja bulanan
3. Hari Senin adalah awal yang tepat untuk berkeluh kesah
4. Hari JUMAT adalah hari yang paling membahagiakan
5. Menghitung jumlah cuti bersama tahun ini
6. Persiapan nyari tiket online pas bulan Januari, padahal mo berangkatnya bulan Juni
7. Mencari tanggal merah di bulan ini
8. Menyambi kerja dengan chatting, baca milis dan email, atau browsing situs dan blog keren (contohnya blog gw hehehehee)
9. dah ah….malu,, secara yang diatas itu ciri2 gw semua hahahahaaaaaa