Tuesday, October 7, 2008

REFLECTION (Christina Aguilera)


Look at me
You may think you see
Who I really am
But you’ll never know me
Every day
It’s as if I play a part
Now I see
If I wear a mask
I can fool the world
But I cannot fool my heart

Who is that girl I see
Staring straight back at me?
When will my reflection show
Who I am inside?

I am now
In a world where I
Have to hide my heart
And what I believe in
But somehow
I will show the world
What’s inside my heart
And be loved for who I am

Who is that girl I see
Staring straight back at me?
Why is my reflection
Someone I don’t know?
Must I pretend that I’m
Someone else for all time?
When will my reflection show
Who I am inside?

There’s a heart that must be
Free to fly
That burns with a need to know
The reason why

Why must we all conceal
What we think, how we feel?
Must there be a secret me
I’m forced to hide?
I won’t pretend that I’m
Someone else for all time
When will my reflection show
Who I am inside?
When will my reflection show
Who I am inside?

Posted by gHiE at 04:26:38 | Permalink | No Comments »

Tuesday, September 30, 2008

# 08.0367 = Tanggung jawab baru

Akhirnya… per tanggal 1 Oktober 2008 ini, saya secara SAH memiliki nomor badge sebagai karyawan tetap. Selama 6 bulan menyandang status sebagai TRAINEE, dengan nomor #08.0054, sekarang, memiliki badge #08.0367, yang sudah masuk ke dalam Sistem Informasi SDM.

Hufff…. tidak ada yang berubah secara drastis sebenarnya (kecuali kewajiban finger scan setiap pagi dan sore hari), karena selama masa training pun, kami telah dijejali setumpuk pekerjaan. Memang ada beberapa bagian yang memiliki load pekerjaan yang tidak terlalu banyak, sehingga banyak menganggur juga. Namun ada juga yang telah diberikan tanggung jawab yang cukup besar. Contohnya, teman-teman saya yang ditempatkan di area pabrik, telah diberikan tanggung jawab untuk mengawasi area pabrik tertentu (yang telah didefinisikan sebelumnya), atau membuat kontrak-kontrak perusahaan baik dengan karyawan maupun dengan pihak luar, atau mengikuti rapat-rapat yang menyangkut kebijakan baru. Bahkan ada juga yang sudah dinas keluar kota. Inilah yang menurut saya, suatu kesenangan tersendiri karena sudah dipercaya oleh para atasan, sekaligus suatu tanggung jawab baru bagi kami, para trainee.

Saya jadi teringat suatu artikel, lebih tepatnya sebuah blog yang diciptakan oleh seorang ex-trainee salah satu BUMN di Indonesia. Ybs, setelah beberapa masa mengikuti rangkaian training selama sekitar 1 tahun, lalu dianggap tidak oke, dan akhirnya tidak jadi diangkat oleh manajemen. Dia mengeluh bahwa tidak mudah menjalani training di BUMN tersebut, menjalani proses rekrutmen yang panjang dan melelahkan (biasanya memang BUMN atau perusahaan multinasional memiliki rangkaian proses rekrutmen yang terdiri dari beberapa tahapan, demikian pula BUMN tempat saya bekerja), sudah “diperah” keringat dan pikirannya dengan setumpuk pekerjaan di kantor cabang, tapi tidak diluluskan. Bersama dengan beberapa rekannya yang juga tidak lulus, sang provokator tersebut membuat blog yang menghujat BUMN yang bersangkutan.

Saya pikir hal tersebut tidaklah pantas dilakukan oleh seorang trainee sebuah BUMN terkemuka. Karena bila dia telah mengikuti serangkaian proses rekrutmen yang panjang, dan terpilih di antara sekian ribu (bahkan puluhan ribu) orang yang mengantri untuk mendapatkan tiket sebagai seorang trainee, maka seharusnya ia adalah orang yang terpilih, orang-orang yang memiliki nilai tambah di antara kandidat lainnya, dan harusnya memiliki kepribadian yang matang.

Hmmm….bagaimana pun, semua argumennya dapat dipatahkan. Dia bilang, dia harus mengikuti rangkaian proses rekrutmen yang panjang dan melelahkan. Namun dia tidak melihat seberapa besar kekecewaaan perusahaan yang bersangkutan, setelah ratusan juta rupiah mengeluarkan biaya rekrutmen, namun ternyata si trainee tidak perform dan terpaksa tidak diangkat menjadi karyawan tetap.

Dia juga bilang bahwa dia harus bekerja sama, bahkan lebih banyak dibandingkan karyawan lainnya, padahal statusnya masih seorang trainee. Nah, terus kalau trainee, dibiarkan saja berpangku tangan? Saya pikir justru harusnya dia bersyukur karena atasannya telah memberikan pekerjaan yang begitu banyak kepadanya sehingga ia bisa belajar dengan cepat, belajar manajemen waktu, manajemen stres, dsb. Ambil sisi positif atas segala beban (bila ingin disebut beban).

Nah, yang ini yang paling penting diantara semuanya. Bersyukurlah, karena ia masih diberi kesempatan untuk bekerja (walaupun hanya karyawan magang alias trainee) di sebuah perusahaan BUMN yang besar, sehingga ada pengalaman-pengalaman yang dia bisa ambil dan dapat dijadikan pelajaran dan ilmu tambahan baginya. Allah telah memberikan nikmat yang begitu besar, mengapa didustakan?

Yah,, semoga saya dan teman-teman saya di Pusri tidak diberikan situasi yang memungkinkan kami menghujat seperti itu. Karena saya juga yakin, teman-teman saya adalah pribadi-pribadi yang matang, terpilih, beriman dan bersyukur, sekaligus cerdas dan intelektuil.

Posted by gHiE at 01:27:14 | Permalink | Comments (4)

Monday, September 29, 2008

Cara bikin blog

Baru saja temen saya nanyain, gimana caranya bikin blog… nah,,, gimana ya cara ngejelasinnya… hemmmm berdasarkan pengalaman pribadi aja yah, saya jawab…..

1. Carilah situs yang menyediakan blog gratisan.
Contohnya : http://www.id.blog.com, http://www.wordpress.com, http://www.wordpress.com, atau http://www.blogsome.com (selain beberapa blog lain, ini blog-blog yang saya rekomendasikan)

2. Trus tinggal dibuat new user, ketikkanlah nama yang akan digunakan. Paling gampang sih pake nama sendiri, nama samaran, atau ID yang kira-kira unik, bisa mewakili karakter diri, atau yang agak-agak nyeleneh.

3. Setelah dibuat, yah tinggallah Saudara isi dengan posting tulisan-tulisan. Bisa copy paste langsung dari tempat lain *jangan lupa dicantumkan sumber nya ya*, diambila juga dari tempat lain *tetep harus dicantumkan sumbernya hehhehee*, ato daripada susah-susah ngambil dari hasil karya orang lain (gila, susah tau nulis dan ditaruh di situs, trus diambil orang tanpa bilang-bilang kl yang nulis gw, hehehee,, harga diri nya seorang penulis kan dari situ tuh), bikin aja tulisan sendiri. Gampang,, ga sesulit yang dibayangkan. Kan tu blog blog kamu sendiri, bikin aja sesukamu. Kata temen saya, satu-satunya aturan membuat blog adalah “Tidak ada aturan”. Pertama, kl bingung memulai, mulai saja dari menceritakan pengalaman kamu sendiri, atau perasaan kamu saat ini terhadap satu situasi, atau pengalaman temen kamu, atau pengalaman orang lain yang bisa dipetik hikmahnya. wah, banyak banget deh inspirasi kalo mau dicari, bisa unlimited loh….

4. Jangan lupa juga, biar blognya lebih cantik, disetting lah sesuai dengan keinginan. klo ini sih, saya sistemnya trial and error, alias coba-coba aja, tar juga kalo dah ngrasa nyaman dengan satu settingan, pasti jadinya bagus deh…

So, selamat berkiprah di dunia per-blog-an, dan selamat mengasah pikiran, menuangkan ide dan kreativitas di blog mu….

Posted by gHiE at 04:01:13 | Permalink | No Comments »

“Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage.”


(Lao Tzu)

Posted by gHiE at 03:46:03 | Permalink | No Comments »

Selamat Idul Fitri 1429 H

Ga kerasa udah tinggal 2 hari lagi kita berpuasa. Memasuki hari ke-29, wah benar-benar suatu berkah yang luar biasa… Allah telah memberikan 1 bulan yang sangat istimewa, berbeda dengan 11 bulan lainnya. Sesungguhnya puasa adalah suatu ibadah yang tidak hanya sekedar menghabiskan waktu dengan menahan lapar dan haus, namun esensi nya lebih dari itu. Bagaimana cara kita merasakan penderitaan orang-orang yang tidak seberuntung kita, mensyukuri segala nikmat yang telah Ia berikan. Demikian pula, bahwa ibadah puasa adalah ujian atas kesabaran dan tidak melulu harus menuruti hawa nafsu duniawi. Benar bahwa kehidupan duniawi adalah prasyarat kenikmatan, sekaligus ladang pengabdian untuk selanjutnya dituai di akhirat. Namun bukanlah pula suatu kondisi yang membuat kita melupakan Sang Pencipta… Wah, benar-benar suatu ibadah yang membuat saya sampe berpikir sejauh itu

Kini saatnya untuk merayakan kemenangan yang hakiki, hanya untuk orang yang benar-benar menghayati suatu perjalanan ibadah puasa.. merasakan keberuntungan duniawi sudah biasa, namun menikmati indahnya hari raya dengan mencintai akhirat, hanya segelintir orang yang merasakannya. Mudah-mudahan saya termasuk orang yang beruntung itu,,,,,

Selamat idul fitri, buat yang melihat atau membuka blog ini, baik sahabat-sahabat setia saya maupun orang yang ga kenal sama saya, yang secara ga sengaja membuka blog ini, yang beragama apa pun, Mohon dimaafkan segala kekhilafan saya, yang disengaja maupun tidak. Siapa tau ada yang membaca blog saya dan sedikit banyak merasa tersinggung (walopun ga ada maksud utk membuat tersinggung heheheheee), mohon lah dibukakan pintu maaf yang seikhlas-ikhlasnya…

Posted by gHiE at 01:23:30 | Permalink | No Comments »

Friday, September 26, 2008

“Belajarlah menjadi orang kuat tetapi jangan kasar, belajarlah menjadi orang baik tetapi jangan lemah, belajarlah menjadi orang yang tegas tetapi jangan menggertak, belajarlah menjadi orang yang percaya diri tetapi jangan menjadi sombong, belajarlah menjadi orang yang sopan tetapi jangan mengemis.”

 

(Jim Rohn)

Posted by gHiE at 09:18:49 | Permalink | No Comments »

Home

 

Another summer day,
Has come and gone away,
In

Paris and Rome,
I want to go home,


Maybe surrounded by,
A million people I,
Still feel all alone,
I just want to go home,
Oh I miss you, You know,


And I’ve been keeping all the letters,
That I wrote to you,
Each one a line or two,
I’m fine baby how are you,
Well I would send them but,
I know it’s that it’s just not enough,
The words were cold and flat,
And you deserve more than that,


Another aero plane,
Another sunny place,
I’m lucky, I know,
But I want to go home,

I’ve got to go home,
Let me go home

I’m just to far,
From where you are,
I’ve got to come home,
Let me come home,
I’ve had my run,


Baby I’m done,
I want to come home,

And I feel just like,
I’m living,
Someone else’s life,
It’s like I just stepped outside,
When everything was going right,
And I know just why you could not come along with me,
’Cause this was not your dream,
But you always believed in me,


Another winter day,
Has come and gone away,
In either
Paris and Rome,
And I Want To Go Home,
I miss you, You know,

Let me go home,
I’ve had my run,

Baby I’m done,
I want to go home,
Let me go home,
It’ll all be alright,
I’ll be home tonight,
I’m coming back home.

Posted by gHiE at 09:11:09 | Permalink | No Comments »

10 Teknologi Idaman Masa Depan


USB Mungil Berkapasitas100 Terabyte

Di zaman serba mobile seperti sekarang ini, konsumen menginginkan semua pekerjaan bisa dilakukan secara ringkas tanpa merepotkan harus membawa-bawa tempat penyimpanan data yang ribet misalnya. USB mungil berkapasitas 100 Terabyte menjadi salah satu produk yang diimpikan di masa mendatang.

Bayangkan bagaimana jika USB berkapasitas 100 Terabyte alias 100.000 GB (1 Terabyte: 1000 GB) ada di saku Anda! Anda bisa membawa seluruh data yang diinginkan. Produk ini potensial segera menjadi kenyataan dengan adanya penelitian tentang kemungkinan penggunaan protein sebagai metode penyimpanan data.

Penerjemah Universal
Sebuah alat kecil yang bisa menerjemahkan banyak bahasa secara cepat juga merupakan salah satu yang diinginkan. Banyak hal telah dilakukan untuk mewujudkan produk ini, terutama oleh militer. Namun, masih dibutuhkan waktu yang panjang untuk menciptakan teknologi seperti ini.

Alat Pengganti Baterai
Teknologi baterai sebagai sumber daya tidak banyak berubah sejak pertengahan tahun 1800-an. Terlihat menyedihkan bahwa laptop yang dipenuhi teknologi modern masih memakai baterai sebagai sumber daya. Dengan daya tahan yang relatif sebentar dan memakan waktu untuk isi ulang, teknologi canggih pengganti baterai seharusnya segera dibuat.

Dunia Virtual yang Nyata
Dunia virtual seperti halnya game Second Life memang menyenangkan. Namun, dunia virtual seharusnya diciptakan tidak jauh berbeda dari dunia nyata, misalnya seperti dalam film The Matrix, film tentang dunia maya.

Kemampuan ‘Matrix’
Berbicara tentang The Matrix, ada bagian dimana manusia bisa melakukan karate tingkat tinggi dalam sekejap. Mungkinkah tercipta teknologi dimana kita bisa melakukan segala sesuatu yang tidak bisa kita lakukan dengan transfer data secara cepat? Teknologi seperti ini termasuk yang diinginkan ada di masa depan.

Teknologi Kontrol Pikiran
Mungkin Anda mengira teknologi ini hanya khayalan. Namun dalam penelitian baru-baru ini, seorang manusia cacat mampu menggerakkan mouse hanya dengan pikirannya. Di masa mendatang, teknologi seperti ini menjadi salah satu impian.

Transportasi Lebih Cepat
Kemajuan teknologi tranportasi tidak banyak terjadi selama 30 tahun terakhir. Tranportasi seperti ‘pintu ke mana saja’ milik Doraemon mungkin hanyalah mimpi. Namun, manusia diharapkan dapat membuat teknologi yang mampu meningkatkan kecepatan perjalanan sampai dua kali lipat dibanding sekarang.

Komputer Dengan Kecerdasan Artifisial
Kecanggihan komputer memang meningkat begitu pesat. Namun manusia masih harus menunggu lama untuk menciptakan komputer yang dilengkapi kecerdasan artifisial atau kecerdasan buatan yang menyerupai tingkat kepandaian manusia.

Teknologi Nano Yang Aman
Saat ini, manusia berada pada tahap awal dari teknologi Nano. Ada kemungkinan bahwa di masa mendatang, teknologi ini bisa menyembuhkan penyakit manusia maupun masalah lingkungan. Namun, bisa juga teknologi ini malah menyebarkan penyakit ataupun menghancurkan sebuah kota. Harapannya, hal-hal yang negatif tidak akan terjadi.

Teknologi Penyembunyi Identitas
Teknologi modern zaman sekarang menyediakan banyak hal bagus. Namun karena teknologi pula, privasi dan anonimitas manusia terusik. Teknologi idaman pada masa depan yang diidamkan berupa sesuatu yang bisa membuat Anda benar-benar tak terlihat dari kamera tersembunyi, GPS dan juga teknologi lanjutan yang membuat privasi semakin sulit dijaga.

Sumber : www.detikinet.com

Posted by gHiE at 01:16:08 | Permalink | No Comments »

Thursday, September 25, 2008

“Being deeply loved by someone gives you strength, while loving someone deeply gives you courage.”


(Lao Tzu)

Posted by gHiE at 01:32:44 | Permalink | No Comments »

Kemajuan pesat dunia pariwisata Palembang

Kemarin saya menyempatkan diri ngabuburit di PTC (Palembang Trade Center). Salah satu kawasan perdagangan (saya pikir belom bisa dikatakan mall, soalnya, heheheee) di daerah Patal, bersebelahan dengan Hotel Novotel Palembang, merupakan sentra bisnis yang cukup menjanjikan. Di sini ada satu bangunan yang mirip konsep mall, yaitu one stop shopping. Ada Diamond, JM (salah satu ritel terkenal di Palembang, mirip-mirip seperti Matahari Dept Store), beberapa counter dari merek-merek yang cukup well-known, dsb. Di luar bangunan itu, ada ratusan ruko dengan jenis bisnis yang berbeda-beda pula. Ada juga kawasan futsal, tempat anak-anak muda sering menghabiskan waktu dan keringat. 

So, di kawasan ini lah, saya menemukan satu kios yang unik. Bentuknya mirip dengan gerai ATM, diletakkan di tempat strategis di lantai dasar PTC, tepatnya di dekat eskalator. Ternyata sebuah mesin online guide (ini pengertian saya sendiri, karena saya lupa namanya apa) mengenai tempat-tempat pariwisata di kota Palembang. Di dalamnya berisi peta pariwisata, peta sentra ekonomi, dsb. Layarnya touch screen gitu deh. Kalau kita klik peta pariwisata, misalnya, kita akan menemukan peta kota Palembang yang telah dilengkapi dengan tanda-tanda kecil di beberapa tempat yang merupakan tempat-tempat tujuan wisata. Kita tinggal sentuh saja tanda kecil tersebut. Misalnya Benteng Kuto Besak. Maka akan muncul sejarah dan beberapa informasi penting mengenai tempat tersebut, beserta, panduan bagaimana cara kesana, berapa lama, pakai transportasi/angkot yang mana, hingga jaraknya dari PTC.

Terus terang, ini pertama kalinya saya liat kios yang seperti ini. Bahkan, seingat saya, di Jakarta pun tidak ada yang seperti ini. Palembang telah membuat kemajuan besar, tentu saja sesuai dengan program Visit Musi 2008 nya ini. Saya mendukung sekali adanya kios-kios seperti ini yang lebih banyak. Mudah-mudahan sih ini bukan sekedar program saja. Perlu diintegrasikan dengan strategi pariwisata lain, agar lebih banyak turis yang berkunjung di Palembang dan menambah pendapat kota ini, hehehee….

Posted by gHiE at 01:27:53 | Permalink | No Comments »